Posted on

Penjelasan Atribut Toilet

Seringkali kita suka bingung dalam memilih toilet karena banyak sekali jenisnya dan juga istilah-istilah teknis yang tidak umum.

Seringkali kita suka bingung dalam memilih toilet karena banyak sekali jenisnya dan juga istilah-istilah teknis yang tidak umum. Berikut adalah penjelasan beberapa atribut yang dapat membantu kita untuk memilih toilet.

pic from crosby studios

(sumber foto: Crosby Studios)

1. Material:
Material atau bahan toilet biasanya terdiri dari porcelain, ceramics (keramik) atau ada juga yang berupa stainless steel.

2. Struktur: tunggal atau dobel:
Struktur toilet ada dua macam, yakni, one piece (satu bagian/tunggal) atau two piece toilet (dua bagian/dobel). Toilet dobel memiliki mangkuk dan tangki terpisah yang dililitkan bersama. Toilet tunggal sebenarnya terdiri dari enam sampai sepuluh potongan komponen yang dipahat menjadi sebuah unit yang memiliki tangki dan mangkuk. Hasilnya adalah sebuah toilet ramping yang dibuat dengan tangan tanpa celah antara tangki dan mangkuk untuk mengumpulkan kotoran dan bau.

Biasanya toilet dobel lebih tradisional dan harganya lebih murah. Sementara itu, toilet tunggal lebih mudah untuk diinstalasi dan lebih mudah untuk dibersihkan.

3. Installation Type / Tipe Instalasi:
Ada dua macam tipe instalasi untuk toilet, yakni wall mounted (menempel pada tembok) atau floor mounted (yang diletakkan pada lantai kamar mandi). Apa beda dari keduanya? Biasanya yang wall-mounted lebih memberi kesan modern dan yang pasti tipe ini lebih mudah untuk dibersihkan. Kelebihan dari floor-mounted toilet adalah, anda tidak perlu tempat untuk tadahan tersembunyi. Kalau untuk wall-mounted toilet anda memerlukannya tadahan tersebut dan jadinya anda akan memerlukan duct / false wall. Oleh karena itu biasanya wall-mounted toilet lebih cocok untuk proyek-proyek yang high-end.

wall mounted toilet
4. Feature / Fitur:
Fitur toilet bisa macam-macam, misalnya automatic operation (dapat beroperasi secara otomatis), hemat air, eco friendly (ramah lingkungan), dan lain-lain. Definisi toilet yang hemat air adalah toilet yang dapat menyiram (flush) kurang dari 1.6 gallon per flush.

5. Drainage Pattern / Pola Drainase:
Terdapat dua macam pola drainase, yakni P-trap dan S-trap. Kedua pola drainase ini adalah bentuk pipa dimana, P-trap berbentuk seperti huruf P dan S-trap berbentuk S. Fungsi keduanya adalah sama, namun, S trap lebih tua daripada P-trap, sehingga bila kita mempunyai toilet dengan P-trap baud an bakterinya lebih terangkat dan terpendam dipipanya.

s-trap
S-trap
p-trap toilet
p-trap

6. Flushing Method / Metode Flushing:
Metode flushing ada dua macam, yakni siphon dan wash down flushing. Dimana siphon biasanya digunakan di Amerika dan wash down di Eropa. Biasanya metode siphon lebih rancu untuk mampet (clogging) daripada wash down. Namun, toilet siphon dapat menyembunyikan bau dan juga bowl mark (tanda-tanda yang terkumpul dari kotoran toilet). Toilet ini juga lebih panjang karena memerlukan tempat trapway-nya yang memang lebih panjang. Toilet wash down biasanya tidak memerlukan air sebanyak toilet siphon, namun kadang-kadang ini malah menyebabkan kotoran terkumpul dibawah.

siphon vs washdown toilet

7. Flush
Ada tiga macam jenis flush, yakni, single, double dan touchless. Single flush toilet hanya dapat menyiram (flush) satu kali dan hanya mempunyai 1 tombol untuk penyiraman. Double flush mempunyai opsi dimana penyiraman dapat menggunakan sedikit atau banyak air, sehingga penggunaanya dapat mengirit air. Touchless flush menggunakan motion sensor (sensor gerakan) dan biasanya digunakan di proyek-proyek publik. Toilet jenis ini tidak perlu memegang tombol flushnya, jadi lebih higienis.

8. Flush handle location / lokasi flush handle
Lokasi flush handle bisa dikategorikan di kanan/kiri toilet (toilet tradisional), atas (biasanya untuk double flush), touchless (menggunakan sensor) dan juga ada juga yang didinding (biasanya untuk wall-mounted toilet).

9. Toilet Bowl Shape / Bentuk Toilet:
Bentuk toilet dapat dibagi menjadi tiga kategori, elongated (lonjong), compact elongated (lonjong kecil) dan round (bundar). Dari segi ergonomis, yang paling nyaman bagi pengguna toilet adalah yang bentuknya elongated. Compact elongated toilet mempunyai bentuk seperti elongated toilet, dengan footprint yang sama dengan round toilet. Round toilet merupakan toilet yang lebih tradisional dan tidak senyaman tipe-tipe lainnya, namun cocok untuk ruangan yang kecil, karena footprintnya kecil.

11. Rough-in:
Yang dimaksud dengan rough-in adalah jarak antara dinding dengan jarak pembuangan. Ukuran yang standard adalah 12 inch atau 30.48 cm.

Semoga blog ini dapat membantu anda untuk memilih toilet untuk proyek anda.

Sumber tulisan dan sumber gambar: Architizer, Toilet Found, The Seattle Times

Blog sofisofi lainnya tentang toilet:

  1. Minimum Area untuk Toilet

Untuk produk-produk kamar mandi di sofisofi, ikutilah link ini

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.