Posted on

Mengakhiri Cold Calling

Apa yang dimaksud dengan cold calling?

Cold Call atau cold calling adalah ketika vendor menghubungi prospeknya melalui telepon untuk membuat janji bertemu, sehingga kita dapat mempresentasikan produk/ jasa kita secara langsung. Biasanya, bagian ini adalah bagian yang paling dibenci oleh kebanyakan tim sales, karena besarnya kemungkinan ditolak oleh prospek.

Di bidang industri konstruksi, hal ini juga sangat dibenci oleh para desainer (arsitek, interior desainer dan decorator). Cold calling biasanya dilakukan dari whattsapp, email maupun media sosial seperti facebook, Instagram, LinkedIn, dll. Saking tidak sukanya banyak para desainer ini memblock sosial media mereka dari vendor-vendor. Hal ini justru makin membuat tim sales dari vendor-vendor semakin tambah frustrasi karena link mereka kepada konsumen semakin menjadi terbatas.

telpon2

Mengapa para desainer benci cold calling?

Berikut adalah beberapa alasan mengapa arsitek, interior desainer dan decorator sangat benci cold calling:

I. Para desainer itu super sibuk

Secara teori, pekerjaan desainer adalah mendesain. Namun pada kenyataannya, mereka juga dibebani hal-hal yang lain seperti, meeting dengan client dan berkolaborasi dengan kantor-kantor lainnya seperti konsultan struktur, ME, lighting desainer, kontraktor dll. Dan bagi pemilik studio kecil dan menengah atau UKM, mereka juga biasanya harus melakukan  penagihan (dokumentasi, pajak), administrasi kantornya seperti (HR, finance) dan lain-lainnya.

busy

Saking sibuknya banyak desainer juga tetap bekerja pada akhir pekan. Ini biasanya bila mengerjakan rumah tempat tinggal, dimana project ownernya hanya bisa meeting pada akhir pekan.

Ditambah juga agar kantor desainer itu bisnisnya layak dan berjalan lancar, maka satu kantor desainer tidak bisa bertumpu hanya pada satu proyek. Mereka harus melakukan berbagai proyek. Jadi bayangkan kesibukan-kesibukan diatas dikalikan ke berbagai proyek.

busy2

II. Desainer cuman mau mendengar dan bertemu kalau ada perlunya

Ada istilah dalam Bahasa Inggris yang berbunyi, “timing is everything”, dimana artinya ketepatan waktu adalah segalanya. Jadi kalau tim sales menghubungi para desainer tidak pada saat mereka sedang memerlukan produk-produk tersebut, maka tim sales tersebut akan di”cuekin”.

Untuk menambah kerumitan hal ini, proyek konstruksi, terutama arsitek biasanya memakan waktu lama sekali. Ada yang memakan waktu setahun, dan juga beberapa tahun. Jadi tim sales musti sedikit-sedikit follow up kepada mereka untuk menanyakannya dan ini tentu akan bikin para desainer tambah kesal.

Biarkanlah prospek-prospek tersebut datang sendiri

Jadi bagaimana tim sales bisa tepat waktunya untuk menghubungi para desainer agar produk-produknya dispesifikasi dalam proyeknya? Satu-satunya cara adalah membiarkan prospek-prospek tersebut datang dengan sendirinya. Dengan adanya sofisofi marketplace, para desainer dapat mencari produk-produk yang mereka perlukan pada saat mereka mengspesifikasi. Mereka dapat menghubungi vendor-vendor atau mendapatkan informasi yang tersedia pada halaman produk-produk tersebut. Bila informasi tidak tersedia pada halaman produk-produknya, para desainer dapat menghubungi tim sales vendor tersebut dengan mudahnya. Ini karena sofisofi kami buat sedemikian rupa agar komunikasi antar member dapat dilakukan semudah mungkin.

Pada akhirnya sofisofi ingin mengakhiri cold calling sehingga hubungan antara para desainer dan tim sales menjadi baik dan dapat dijalin selamanya.

meeting 03

Sofisofi akan terus menambahkan daftar vendor kami sehingga para desainer akan mendapatkan lebih banyak pilihan setiap harinya. Bila anda ingin produk anda ada di sofisofi, mohon ke link ini.

Artikel terkait:

  1. Tiga Marketing Tips di Era Digital 

Sumber: Intelligent Selling Tips, Architizer

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.